KABUPATEN BOYOLALI- Malam Rabu Legi di Pondok Pesantren Afaada, Kabupaten Boyolali, bukanlah suatu acara atau tradisi khusus yang tercatat dalam sejarah pesantren tersebut. Acara tersebut memperingati kelahiran KH. Mufid Mas’ud dan berdirinya Pondok Pesantren Afaada. Jadi malam Rabu Legi di Ponpes Afaada lebih merujuk pada berdirinya Ponpes Afaada.
Pondok pesantren Afaada adalah salah satu lembaga pendidikan islam di indonesia yang berdiri di daerah kabupaten Boyolali. Tepatnya, didesa Tanduk, Ampel, Boyolali. Lembaga pendidikan berbasis pondok pesantren kini merupakan salah satu cabang dari Pondok Pesantren Sunan Pandanaran Yogyakarta atau yang kerap di kenal dengan PPSPA Yogyakarta lembaga tersebut masih dibawah asuhan Dr.KH. Mu’tasim billah. Pondok pesantren Afaada membuka berbagai program pembelajaran yang menarik yakni, sekolah formal (SMP maupun SMA), Madrasah Diniyah dan program Tahfidz. Selain itu, terdapat berbagai kegiatan rutinan yang diselenggarakan secara konsisten. Seperti halnya kegiatan rutinan mujahadah malam rabu legi yang digelar secara terbuka luas oleh berbagai kalangan baik dari anak usia dini hingga lansia.
Apa
itu Mujahadah Ratib Al-Haddad? Mujahadah Ratib Al-Haddad adalah kumpulan doa
dan dzikir yang di susun oleh Habib Abdullah Bin Alawi Al Haddad. Mujahadah ini
berisi ayat-ayat Al-Quran dan doa-doa pilihan yang bertujuan untuk memohon
perlindungan, rahmat, ampunan, dan keberkahan dari Allah SWT. Ratib Al-Haddad
sering di amal kan secara berjamaah, terutama oleh mereka yang memiliki tradisi
tarekat dan dzikir.
Pertanyaan yang muncul dari Sebagian masyarakat. Apa itu
mujahadah? Apa tujuan kegiatan tersebut? Mujahadah adalah suatu
proses pendekatan diri kepada Allah dan sebagai ruang untuk meluapkan isi hati
dan penenang diri.
Setelah acara rutinan malam rabu legi telah selesai para santri
diperbolehkan untuk dijenguk oleh wali santri masing-masing. Tempat penjengukan
santri putra dan putri tentu berbeda yakni sesuai dengan tempat yang telah di
tentukan. Batas kunjungan wali santri
pada santri dibatasi sampai pukul 11.00 WIB. Penjengukan ini berlangsung pada pukul 21.30-23.00. Penjengukan
ini dilakukan untuk melepas rindu kepada wali santri maupun santri.
Menurut Muhammad Abdurrahman Al-Qowy, salah satu santri kelas 9C SMP Pesantren Afaada, selama dia mengikuti kegiatan mujahadah malam rabu legi dia sangat senang sekali, dan harapannya kedepannya lebih baik dan tidak ada yang tertidur saat kegiatan berlangsung.


Komentar
Posting Komentar