Langsung ke konten utama

Harlah ke-10 Ponpes Afaada: Satu Dekade Berprestasi, Dunia di Tangan, Akhirat di Hati

 


BOYOLALI – Pondok Pesantren Afaada genap berusia sepuluh tahun pada 26 Januari 2026. Sejak didirikan pada tahun 2016 silam, pesantren ini terus berkembang dan kini merayakan momen istimewa "Satu Dekade" dengan rangkaian kegiatan yang meriah dan bermakna.

Mengusung tema "1 Dekade Berprestasi: Dunia di Tangan, Akhirat di Hati", panitia menyelenggarakan berbagai agenda menarik sejak awal Januari hingga acara puncak. Berikut adalah rangkaian kemeriahan Harlah ke-10 Ponpes Afaada:

Rangkaian Kegiatan Menuju Puncak

Perayaan dibuka secara resmi pada 10 Januari 2026 oleh Ketua Pelaksana Harian Afaada, Bapak Mudhofir, S.Ag. Acara pembukaan ini dimeriahkan dengan sambutan dari Ketua Panitia, Nur Rizki Agung, serta berbagai pentas seni bakat siswa-siswi SMP dan SMA Pesantren Afaada.

Setelah pembukaan, rentetan lomba pun dimulai:

  • Sayembara Desain Kaos (11-17 Januari): Kompetisi kreativitas santri di mana karya pemenang diabadikan sebagai desain resmi kaos Harlah ke-10.
  • Afaada Bersholawat (15 Januari): Memperingati Isra’ Mi’raj dengan melantunkan pujian kepada Nabi Muhammad SAW.
  • Pemilihan Kang Mas & Mbak Yu Afaada (17 & 22 Januari): Ajang pencarian duta santri yang melalui seleksi ketat, mulai dari tes tertulis, uji bakat, hingga babak final.
  • Lomba Kebersihan Kamar & Kelas (19-23 Januari): Menanamkan karakter disiplin dan pola hidup bersih di lingkungan pesantren.
  • Festival Hadroh (24 Januari): Menampilkan kreativitas seni musik islami tingkat SMP pada siang hari dan tingkat SMA pada malam hari.

Malam Puncak Harlah

Acara puncak digelar tepat pada hari lahir pesantren, 26 Januari 2026. Malam puncak ini berlangsung khidmat sekaligus meriah dengan agenda pembagian hadiah lomba, sholawat bersama, serta mauidzah hasanah (ceramah) yang disampaikan oleh Bapak Irfan Antono, S.Hum.

Refleksi dan Harapan

Di sela acara, Ketua Panitia Harlah, Nur Rizki Agung, menyampaikan refleksinya mengenai tema tahun ini. Ia mengakui bahwa mewujudkan visi "Dunia di Tangan, Akhirat di Hati" bukanlah perkara instan, karena membutuhkan proses bagi para santri untuk mendalami maknanya secara jernih.

"Harlah kali ini sangat meriah karena ini momen setahun sekali. Namun lebih dari sekadar perayaan, pesan saya untuk seluruh santri adalah agar mulai hari ini dan seterusnya, kita benar-benar menjalankan kewajiban sesuai tema tersebut," ujar Nur Rizki Agung.

Melalui perayaan satu dekade ini, Pondok Pesantren Afaada berharap para santri tidak hanya unggul dalam prestasi akademik dan duniawi, tetapi tetap teguh menjaga spiritualitas dan bekal akhirat di dalam hati mereka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Serba Serbi MPLS di Pondok Pesantren Afaada

       Sumber: Dokumen Pribadi KABUPATEN BOYOLALI- Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Pondok Pesantren Afaada merupakan kegiatan pertama untuk para santri, yakni untuk mengenalkan seluruh hal yang ada di Pondok Pesantran Afaada. Kegiatan ini dilaksanakkan dalam jangka waktu 6 hari pada minggu pertama di awal tahun ajaran 2025/2026.      Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini diselenggarakan oleh Ibu Sinta Tanwirul Hayyah, B.A., selaku ketua panitia MPLS. Kegiatan ini di mulai dari hari Senin,7 Juli 2025 sampai hari Sabtu, 13 Juli 2025. Kegiatan MPLS ini diselenggarakan untuk mengenalkan segala hal kepada para santri dari segi lingkungan, kebiasaan, pendidikan yang sesuai oleh lembaga untuk memudahkan kegiatan belajar mengajar serta mengaji.      Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dibuka oleh Bapak Rustiyadi M.A., selaku kepala sekolah SMA Pesantren Afaada. Setelah itu dilanjutkan kegiatan tata tertib oleh Ibu Khuzniy...

Menjemput Berkah di Malam Rebo Legi: Liputan Mujahadah di Pondok Pesantren Afaada

       Dok.  Pribadi KABUPATEN BOYOLALI-  Malam Rabu Legi di Pondok Pesantren Afaada, Kabupaten Boyolali, bukanlah suatu acara atau tradisi khusus yang tercatat dalam sejarah pesantren tersebut. Acara tersebut   memperingati kelahiran KH. Mufid Mas’ud dan berdirinya Pondok Pesantren Afaada. Jadi malam Rabu Legi di Ponpes Afaada lebih merujuk pada berdirinya Ponpes Afaada.      Pondok pesantren Afaada adalah salah satu lembaga pendidikan islam di indonesia yang berdiri di daerah kabupaten Boyolali. Tepatnya, didesa Tanduk, Ampel, Boyolali. Lembaga pendidikan berbasis pondok pesantren kini merupakan salah satu cabang dari Pondok Pesantren Sunan Pandanaran Yogyakarta atau yang kerap di kenal dengan PPSPA Yogyakarta lembaga tersebut masih dibawah asuhan Dr.KH. Mu’tasim billah. Pondok pesantren Afaada membuka berbagai program pembelajaran yang menarik yakni, sekolah formal (SMP maupun SMA), Madrasah Diniyah dan program Tahfidz. Selain itu, te...

Semarak Kemerdekaan HUT KE-80 Republik Indonesia di Pondok Pesantren Afaada

         Sumber: Dok. Pribadi      Dalam rangka memperingati ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang ke-80, Pondok Pesantren Afaada menyelenggarakan perlombaan 17 Agustusan. Acara ini diperuntukkan bagi siswa-siswi SMP dan SMA Pondok Pesantren Afaada, dan dilaksanakan pada tanggal 15 hingga 16 Agustus 2025. KABUPATEN BOYOLALI – Nuansa kemerdekaan terasa sangat kental di Kabupaten Boyolali. Semangat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya dirasakan di perkampungan dan perkotaan, tetapi juga di berbagai Pondok Pesantren. Santri dan pengajar di Boyolali menyambut momen bersejarah ini dengan rangkaian kegiatan yang memadukan tradisi keagamaan dan semangat nasionalisme.      Lomba 17 Agustus dilaksanakan di lapangan timur Pondok Pesantren Afaada selama dua hari, yaitu pada tanggal 15-16 Agustus 2025, dan berlangsung dengan sangat meriah. Para siswi berkompetisi untuk memenangkan berbagai lomba...